Owl atau yang didisebut burung hantu dalam persi Indonesia, termasuk
spesies burung noktural (beraktifitas di malam hari). Uniknya meskipun
beraktifitas pada malam hari burung ini memiliki penglihatan yang sangat
tajam sehingga burung hantu bisa melihat mangsanya dari jarak yang
sangat jauh, hal ini yang membantunya untuk mencari makan dalam
kegelapan malam hari. Warna bulunya yang khas lusuh kecoklatan membuat
burung hantu di gemari sebagai hewan peliharaan,
sama halnya dengan kayu jati tua yang banyak di gemari oleh
orang-orang. Kesan clasik, unik dan lucu membuat burung hantu menjadi
sarana hiburan bagi kita untuk melepas penat.
Newest Post
Tampilkan postingan dengan label burung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label burung. Tampilkan semua postingan
burung hantu
Diposting oleh
rifaldi
|
Minggu, 10 Maret 2013
Baca selengkapnya »
Burung ini memang sangat lucu contohnya bila kita mendekat dia akan
melotot, sambil mengoyang-goyangkan kepala mirip orang india. Jika kita
semakin mendekatkan wajah si burung hantu tersebut akan melebarkan
sayapnya. Nah bagaimana sih cara merawat burung hantu?Sebenarnya
tidaklah sulit dalam merawat burung hantu hanya saja wajahnya yang
misterius tersebutlah yang membuat kita mejadi merasa misterius juga
tehadap perawatan burhan ini
Burung Tiung
Diposting oleh
rifaldi
|
Baca selengkapnya »
Burung Tiung
dikenali sebagai Gembala Kerbau, mempunyai ciri - ciri yang mudah
dikenali dengan badan yang bewarna perang, kepala selubung hitam, dan
tompok kuning dibelakang mata. Paruh dan kakinya adalah kuning terang.
Terdapat tompok putih pada tepi utama ("outer primaries") dan alad sayap
di bahagian bawah adalah bewarna putih. Bunyi burung Tiong Gembala
Kerbau termasuk menguak, berketak, chirps, klik dan bersiul, dan ia
sering mengepak bulunya dan mengangguk kepalanya ketika menyanyi.
Sebagaimana kebanyakan hewan peliharaan
burung berkicau, burung Tiong Gembala Kerbau adalah maserba. Ia makan
serangga, labah-labah ("arachnids"), krustaseans, reptilia, mamalia
kecil, biji benih, bijirin, dan buah dan bahan buangan dari penempatan
manusia. Ia mencari makan di tanah di celah rumput bagi serangga, dan
terutamanya belalang, dari mana ia mendapat nama generik Acridotheres,
"pemburu belalang".
Burung Tiong Gembala Kerbau bersarang berkelompok sepanjang tahun, dalam satu kelompok seperti Jungle Mynas, Rosy Starlings, burung gagak,
Jungle Crows, Cattle Egrets dan Rose-ringed Parakeet. Burung Tiong
Gembala Kerbau dalam suku passerine ini biasanya terdapat di kawasan
hutan terbuka, pertanian dan sekitar penempatan. Sungguhpun ia spesies
yang mudah menyesuaikan diri, populasinya merosot teruk di Malaysia dan
Singapura akibat saingan dari spesies sepupunya Javan Myna.
Tips Memilih Burung Anis Merah
Diposting oleh
rifaldi
|
Baca selengkapnya »
Berikut tips memilih burung Anis Merah (AM) yang bagus, berdasarkan ciri fisik (katuranggan) :
Anis Merah (AM) harus diakui merupakan salah satu Hewan Peliharaan Burung Primadona.
Tak mengherankan kalau burung ini sangat banyak penggemarnya. Konon,
merawat AM merupakan pekerjaan yang melahkan. Tentunya itu berlaku untuk
penghobi yang baru saja terjun ke dunia kicauan, atau penghobi lama
tetapi belum secara intens memelihara Anis Merah. Padahal, menurut sebagian Penghobi
yang telah lama berkutat dengan AM, burung ini cukup mudah
penanganannya. Tentu saja jika kita telah mengetahui dan memahami
karakter atau sifat dasar dari burung tersebut. Apa karakter dasar anis
merah? Memelihara Burung
dari muda (trotol atau bahan) memang mempunyai cita rasa tersendiri.
Selain harganya relatif lebih murah karena masih berupa bahan, Apalagi
ketika dewasa ternyata burung yang kita rawat dari kecil mempunyai
penampilan yang bagus di lapangan. Hal ini akan memberikan rasa puas
yang lebih dari pada kita membeli burung yang sudah jadi.
Namun
kita harus jeli untuk membeli burung bahan atau trotol, jangan sampai
kita sudah susah payah merawat dari kecil ternyata ketika dewasa burung
tidak mempunyai kualitas suara yang istimewa. Oleh karena itu kita harus
benar-benar selektif dalam memilih burung bahan atau trotol.
Berikut tips memilih burung Anis Merah (AM) yang bagus, berdasarkan ciri fisik (katuranggan) :
1. Pilih AM jantan, biasanya memakai ring atau kita bisa minta garansi ke penjual bahwa AM yang kita beli jantan.
2. Pilih
AM yang sehat, tidak sakit & tidak cacat fisik. Biasanya AM yang
sehat mempunyai sinar mata tajam tdk mengantuk / sering tidur dan tidak
bersemangat.
3. Bentuk mata besar & sinar mata tajam.
4. Bentuk kepala lonjong.
5. Bentuk paruh tebal, besar dan panjang. Biasanya mempunyai power suara yang kuat.
6. Bentuk paruh jika dilihat dari atas terlihat lancip keatas (seperti bentuk buah belimbing).
7. Sobekan paruh pilih yang paling dekat dengan mata.
8. Bentuk lubang hidung memanjang dan lebar.
9. Posisi lubang hidung dekat dengan pangkal paruh.
10. Bentuk leher panjang.
11. Postur badan proposional (leher, badan dan ekor yang panjang) dan tidak gemuk.
12. Sayap mengepit rapat (singset).
13. Jari-jari panjang.
14. Ekor berbentuk huruf M.
Habitat Burung
Diposting oleh
rifaldi
|
Baca selengkapnya »
Habitat ratusan burung di Indonesia kini terancam punah. Banyak faktor yang menyebabkan Habitat Burung
terancam punah salah satunya adalah tangan jahil manusia. Menyempitnya
habitat asli ratusan burung menyebabkab burung yang tersebar hampir di
seluruh Indonesia terancam tidak dapat melangsungkan reproduksi secara
wajar.
Beberapa jenis burung seperti Jalak Bali, Elang Jawa adalah salah satu contoh burung yang jumlahnya terus menerus mengalami penurunan. Sebut saja Jalak Bali di habitat aslinya, hewan yang kerap dijadikan sebagai hewan peliharaan ini sangat rawan perburuan sehingga populasinya diperkirakan tinggal belasan. Selain itu, kerusakan lingkungan yang masih terjadi di Taman Nasional Bali Barat turut menghambat pertumbuhan populasi burung ini. Tidak mengherankan bila survei terbaru yang dilakukan awal tahun 2005 hanya menemukan lima ekor jalak bali di alam.
Faktor yang menentukan keberadaan burung adalah ketersediaan makanan, tempat untuk istirahat, bermain, kawin, bersarang, bertengger dan berlindung. Kemampuan areal menampung burung ditentukan oleh luasan, komposisi dan struktur vegetasi, banyaknya tipe ekosistem dan bentuk areal serta keamanan.untuk Mengurangi kepunahan ratusan burung sebaiknya kita menjaga kelestarian ekosistem dan lingkungan sehingga mampu hidup di habitat alami dan mudah berkembang biak, serta berkomunikasi dengan pemerintah yang menangani kepunahan habitat para burung seperti Departemen Kehutanan (Dephub).
Burung perlu dilestarikan, mengingat mempunyai manfaat yang tidak kecil artinya bagi masyarakat, antara lain :
Beberapa jenis burung seperti Jalak Bali, Elang Jawa adalah salah satu contoh burung yang jumlahnya terus menerus mengalami penurunan. Sebut saja Jalak Bali di habitat aslinya, hewan yang kerap dijadikan sebagai hewan peliharaan ini sangat rawan perburuan sehingga populasinya diperkirakan tinggal belasan. Selain itu, kerusakan lingkungan yang masih terjadi di Taman Nasional Bali Barat turut menghambat pertumbuhan populasi burung ini. Tidak mengherankan bila survei terbaru yang dilakukan awal tahun 2005 hanya menemukan lima ekor jalak bali di alam.
Faktor yang menentukan keberadaan burung adalah ketersediaan makanan, tempat untuk istirahat, bermain, kawin, bersarang, bertengger dan berlindung. Kemampuan areal menampung burung ditentukan oleh luasan, komposisi dan struktur vegetasi, banyaknya tipe ekosistem dan bentuk areal serta keamanan.untuk Mengurangi kepunahan ratusan burung sebaiknya kita menjaga kelestarian ekosistem dan lingkungan sehingga mampu hidup di habitat alami dan mudah berkembang biak, serta berkomunikasi dengan pemerintah yang menangani kepunahan habitat para burung seperti Departemen Kehutanan (Dephub).
Burung perlu dilestarikan, mengingat mempunyai manfaat yang tidak kecil artinya bagi masyarakat, antara lain :
1. Membantu mengendalikan serangga hama,
2. Membantu proses penyerbukan bunga,
3. Burung memiliki suara yang khas yang dapat menimbulkan suasana yang menyenangkan,
4. Burung dapat dipergunakan untuk berbagai atraksi rekreasi,
5. Sebagai sumber plasma nutfah,
6. Objek untuk pendidikan dan penelitian.
Burung Jalak
Diposting oleh
rifaldi
|
Baca selengkapnya »
Menurut
saya Jalak salah satu burung yang paling bijak. Artinya dia mampu
menirukan suara kita, jika dia mendengarnya. Jadi pernah kemarin saya coba
untuk tertawa di depan burung jalak ini, hasilnya dia mampu menirukan suara
tertawa saya. Biarpun tidak semirip aslinya. Benar-benar unik ya ^^ Selain
burung jalak masih banyak burung-burung yang unik lainnya seperti kakaktua,
beo, dll.
Waahh
jujur saya kehabisan ide untuk hewan-hewan yang memiliki sikap unik, apakah
kalian tahu hewan yang memiliki sikap unik lainnya?? kalau tahu tolong share di
bawah yaa, nanti akan saya tambahkan di artikel saya. Terima Kasih ^^
African Grey Parrot
Diposting oleh
rifaldi
|
Rabu, 06 Februari 2013
Baca selengkapnya »
African Grey Parrot
The African Grey is a species of parrot that is found in the West and Central African rainforest. Parrots have long been able to show that they can mimic human speech, but the African Grey can associate words with their meaning and form small sentences. These birds communicate with each other through song, calls, and body language. African Grey’s can easily be trained to have conversations and perform activities. They are accomplished mimics, recreating voices and household noises perfectly. One specific example is Alex the bird. Alex can identify more then fifty objects, seven colors, five shapes, and a numerical value up to six. He understands the difference between big and small, over and under, and has even showed comprehension of emotion by telling his handlers “gonna go away” when becoming bored with testing. Then there is the story of the African Grey Parrot in Nagarey, Japan who was lost by his owners, wounded, and sent to a veterinary hospital. While in the hospital the bird began to talk with the vet proclaiming “I am Mr. Yosuke Nakamura.” He also gave his full home address right down to the last number. Sure enough he was right and returned to home, but not before entertaining the hospital with song and dance.

The African Grey is a species of parrot that is found in the West and Central African rainforest. Parrots have long been able to show that they can mimic human speech, but the African Grey can associate words with their meaning and form small sentences. These birds communicate with each other through song, calls, and body language. African Grey’s can easily be trained to have conversations and perform activities. They are accomplished mimics, recreating voices and household noises perfectly. One specific example is Alex the bird. Alex can identify more then fifty objects, seven colors, five shapes, and a numerical value up to six. He understands the difference between big and small, over and under, and has even showed comprehension of emotion by telling his handlers “gonna go away” when becoming bored with testing. Then there is the story of the African Grey Parrot in Nagarey, Japan who was lost by his owners, wounded, and sent to a veterinary hospital. While in the hospital the bird began to talk with the vet proclaiming “I am Mr. Yosuke Nakamura.” He also gave his full home address right down to the last number. Sure enough he was right and returned to home, but not before entertaining the hospital with song and dance.
burung cendrawasi dan burung phoenix
Diposting oleh
rifaldi
|
Sabtu, 26 Januari 2013
Baca selengkapnya »
Burung
Cendrawasih yang bisa ditemukan di Papua, Indonesia ini sering dijuluki
dengan bird of paradise atau phoenix bird. Burung ini memang memiliki
bentuk dan warnanya yang unik sekilas mirip dengan hewan mitologi Phoenix. Tentu saja bulu-bulu Cendrawasih bukan dari api seperti
Phoenix. Walaupun begitu Cendrawasih adalah burung yang sangat indah
bentuknya. Burung ini dikenal karena bulu yang sangat memanjang dengan
warna merah atau kuning yang indah.
* Phoenix dalam mitologi dari Mesir kuno adalah burung api keramat. Phoenix membakar dirinya sendiri oleh api dan dilahirkan kembali dari api. Biasanya digambarkan mempunyai bulu emas dan merah.
Burung
Cendrawasih yang bisa ditemukan di Papua, Indonesia ini sering dijuluki
dengan bird of paradise atau phoenix bird. Burung ini memang memiliki
bentuk dan warnanya yang unik sekilas mirip dengan hewan mitologi Phoenix. Tentu saja bulu-bulu Cendrawasih bukan dari api seperti
Phoenix. Walaupun begitu Cendrawasih adalah burung yang sangat indah
bentuknya. Burung ini dikenal karena bulu yang sangat memanjang dengan
warna merah atau kuning yang indah.* Phoenix dalam mitologi dari Mesir kuno adalah burung api keramat. Phoenix membakar dirinya sendiri oleh api dan dilahirkan kembali dari api. Biasanya digambarkan mempunyai bulu emas dan merah.
burung berparuh tiga dan berkepala dua
Diposting oleh
rifaldi
|
Baca selengkapnya »
Bagi kita yang menikmati halaman kita dengan mendekorasinya dengan tumbuhan dan berbagai burung burung itu bukanlah hal yang aneh lagi. Seorang wanita berdomisili di Northampton, Inggris menemukan sesuatu yang tidak biasa di halaman rumahnya. Wanita bernama April Britt itu menemukan bayi burung yang memiliki dua kepala dan tiga paruh.
Dilansir Dailymail, Kamis (31/5/2012), Britt mengatakan, bahwa dirinya menemukan burung unik tersebut dekat pangkal pohon pada hari Senin dan kembali ke sarangnya. Wanita berusia 67 tahun itu
Bagi kita yang menikmati halaman kita dengan mendekorasinya dengan tumbuhan dan berbagai burung burung itu bukanlah hal yang aneh lagi. Seorang wanita berdomisili di Northampton, Inggris menemukan sesuatu yang tidak biasa di halaman rumahnya. Wanita bernama April Britt itu menemukan bayi burung yang memiliki dua kepala dan tiga paruh.
Dilansir Dailymail, Kamis (31/5/2012), Britt mengatakan, bahwa dirinya menemukan burung unik tersebut dekat pangkal pohon pada hari Senin dan kembali ke sarangnya. Wanita berusia 67 tahun itu





